Situs Rumah Sakit Dan Kesehatan Terbaru

Bintitan atau Jerawat di Mata? Cari Tahu Perbedaannya dan Cara Mengobati

Jerawat biasanya muncul di wajah, punggung, atau dada. Namun, tahukah wartapublik.id Anda bahwa jerawat juga bisa muncul di sekitar mata? Meski terdengar aneh, jerawat di mata adalah kondisi yang cukup umum dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan gangguan penglihatan jika tidak ditangani dengan tepat.

Penyebab Jerawat di Mata

Jerawat di sekitar mata bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut politeknikkpaceh.id beberapa penyebab utamanya:

Penyumbatan Kelenjar Minyak

Kelopak mata memiliki kelenjar meibom yang berfungsi mengeluarkan minyak untuk melumasi mata. Jika kelenjar ini tersumbat oleh debu, kotoran, atau sisa make-up, jerawat atau benjolan kecil bisa muncul.

Infeksi Bakteri

Salah satu penyebab umum jerawat di kelopak mata adalah infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus. Infeksi ini dapat menyebabkan bintitan (hordeolum), yaitu benjolan kecil yang nyeri, mirip jerawat.

Penggunaan Produk Kosmetik

Produk make-up seperti eyeliner, maskara, atau eyeshadow yang tidak dibersihkan dengan baik bisa menyumbat pori-pori di sekitar mata dan menyebabkan jerawat.

Kurangnya Kebersihan

Menyentuh mata dengan tangan yang kotor atau menggunakan handuk yang tidak bersih juga bisa menyebabkan jerawat tumbuh di area sensitif ini.

Alergi dan Iritasi

Reaksi alergi terhadap produk tertentu atau iritasi karena paparan bahan kimia juga bisa memicu peradangan dan jerawat di sekitar mata.

Cara Menangani Jerawat di Mata

Penanganan jerawat di mata tidak bisa sembarangan. Karena area mata sangat sensitif, berikut cara aman dan efektif untuk mengatasinya:

Kompres Hangat

Lakukan kompres hangat selama 10–15 menit, 3–4 kali sehari. Kompres hangat bisa membantu melancarkan aliran minyak di kelenjar dan mempercepat penyembuhan.

Jaga Kebersihan Mata

Bersihkan area mata secara rutin, terutama setelah memakai make-up. Gunakan kapas steril atau tisu wajah khusus.

Hindari Memencet

Jangan pernah memencet jerawat di sekitar mata, karena bisa memperburuk infeksi dan menyebabkan luka permanen.

Gunakan Obat Tetes atau Salep

Jika jerawat disebabkan oleh infeksi, dokter mungkin akan meresepkan salep antibiotik atau obat tetes mata.

Berkonsultasi ke Dokter

Jika benjolan tidak kunjung sembuh dalam waktu lebih dari seminggu atau semakin membesar, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis mata.

Gunakan produk kosmetik yang hipoalergenik dan bebas dari bahan iritan.

Kesimpulan

Jerawat di mata memang tidak umum, tetapi bisa terjadi dan menimbulkan ketidaknyamanan. Dengan menjaga kebersihan, menghindari pemakaian produk yang berisiko, dan melakukan perawatan tepat seperti kompres hangat, jerawat di mata bisa diatasi dengan aman. Jika kondisi tidak membaik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis

Exit mobile version