Setiap orang pasti pernah merasakan badan lemas dan mengantuk, bahkan di tengah aktivitas lpmpbanten.id yang seharusnya produktif. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kinerja, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Artikel ini akan membahas penyebab badan terasa lemas dan mengantuk agar Anda bisa mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang tepat.
Kurang Tidur atau Kualitas Tidur Buruk
Penyebab utama badan lemas dan mengantuk adalah kurang tidur mutiaraschool.id atau tidur yang tidak berkualitas. Orang dewasa umumnya membutuhkan 7–9 jam tidur setiap malam untuk memulihkan energi. Tidur yang terganggu, seperti sering terbangun di malam hari atau tidur larut malam, dapat membuat tubuh kekurangan energi dan menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari.
Pola Makan Tidak Seimbang
Kebiasaan makan yang buruk juga berperan besar dalam membuat tubuh lemas. Mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan secara berlebihan dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah, sehingga badan terasa lesu. Selain itu, kekurangan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B12, dan magnesium dapat memicu anemia atau kelelahan kronis.
Dehidrasi atau Kekurangan Cairan
Tubuh yang kekurangan cairan akan mudah merasa lemas. Air berperan penting dalam proses metabolisme dan transportasi nutrisi dalam tubuh. Kekurangan air, bahkan ringan, dapat menyebabkan penurunan fokus, rasa kantuk, dan tubuh terasa berat. Oleh karena itu, pastikan untuk minum air minimal 8 gelas per hari.
Stres dan Gangguan Psikologis
Stres berkepanjangan dapat memengaruhi kualitas tidur dan menurunkan energi tubuh. Ketika tubuh memproduksi hormon stres seperti kortisol secara berlebihan, metabolisme tubuh terganggu, sehingga muncul rasa lemas dan kantuk. Gangguan psikologis seperti depresi juga sering dikaitkan dengan kelelahan kronis.
Penyakit atau Gangguan Kesehatan
Badan lemas dan mengantuk bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Beberapa kondisi yang sering menyebabkan gejala ini antara lain:
Anemia, akibat kekurangan sel darah merah atau zat besi.
Diabetes, karena fluktuasi gula darah yang ekstrem.
Gangguan tiroid, yang memengaruhi metabolisme tubuh.
Infeksi atau penyakit kronis, seperti flu, mononukleosis, atau penyakit autoimun.
Jika rasa lemas dan kantuk berlangsung terus-menerus meski sudah cukup istirahat dan menjaga pola makan, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kurangnya Aktivitas Fisik
Ironisnya, kurang bergerak justru membuat badan lebih cepat merasa lemas. Aktivitas fisik membantu meningkatkan sirkulasi darah dan produksi hormon endorfin, yang meningkatkan energi dan mood. Olahraga ringan secara rutin, seperti jalan kaki atau yoga, bisa mengurangi rasa lemas dan meningkatkan kualitas tidur.
Tips Mengatasi Badan Lemas dan Mengantuk
Tidur cukup dan teratur setiap malam.
Konsumsi makanan bergizi seimbang, kaya serat, protein, dan vitamin.
Minum air yang cukup sepanjang hari.
Kurangi stres dengan teknik relaksasi atau meditasi.
Rutin berolahraga untuk meningkatkan stamina tubuh.
Jika perlu, periksakan kondisi kesehatan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit.
Dengan mengetahui penyebab badan terasa lemas dan mengantuk, Anda bisa mengambil langkah preventif agar tetap bugar dan produktif. Perhatikan pola hidup sehari-hari, mulai dari tidur, makan, hingga aktivitas fisik, untuk menjaga energi tetap optimal.